Penuhi Kebutuhan Hidup, UMKM Fashion Wanita Ini Pasarkan Produk Lewat Jualan Online

Kompas.com - 20/03/2021, 15:22 WIB
Dwi NH,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

Suasana karyawan sedang packing di gudang Belle Fashion.DOK. Shopee Suasana karyawan sedang packing di gudang Belle Fashion.

 

KOMPAS.com – Memulai dan mempertahankan bisnis bukan perkara mudah, terutama untuk bisnis offline. Sebab, sebagian masyarakat saat ini cenderung memilih belanja secara online.

Tak sedikit bisnis offline yang harus rela menutup lapak karena kesulitan mendapat pelanggan. Salah satunya adalah Andre dan Abdilah, pemilik toko pakaian wanita Belle Fashion yang dirintis sejak 2005.

Pada 2014, kakak – beradik ini berkesempatan untuk membuka toko di Tanah Abang. Namun, dua tahun berjalan, bisnis fashion yang mereka rintis selama 16 tahun harus gulung tikar.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Andre dan Abdilah harus memutar otak. Sampai akhirnya, mereka memutuskan untuk menjual produknya secara online di Shopee pada 2017.

Baca juga: 6 Cara Mengembangkan Bisnis Online

Jualan online dipilih keduanya setelah mendengar dari beberapa teman bahwa masyarakat mulai mencari produk-produk fashion lewat marketplace berlogo oranye tersebut.

Belle Fashion menjual berbagai produk di Shopee berupa pakaian wanita, seperti kaos, kemeja, outerwear, dan rok.

Meski banyak orang tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19, Belle Fashion tetap memfokuskan penjualan dan pemasarannya di Shopee.

Kegigihan usaha mereka pun membuahkan hasil. Terbukti, penjualan Belle Fashion meningkat dua kali lipat saat pandemi dibandingkan dengan sebelumnya.

Baca juga: Cara Bisnis Fashion Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Selama bergabung di Shopee, Andre dan Abdilah mengaku, penjualan tokonya meningkat secara signifikan. Sebab, pelanggan Belle Fashion kini tidak hanya di lingkup wilayahnya, tetapi sudah menjangkau daerah yang lebih luas.

Sebelumnya, Belle Fashion hanya fokus di channel penjualan offline sehingga hanya dapat menjangkau konsumen di daerah perkotaan.

Namun, lewat platform Shopee, Belle Fashion berhasil menjangkau konsumen yang berasal dari kabupaten dan kota terpencil di Indonesia.

Baca juga: Ikuti Program Ekspor Shopee, Seller Lokal Ini Capai Peningkatan Penjualan 20 Kali Lipat

Berpartisipasi dalam kampanye Shopee

Guna mendorong ketertarikan konsumen untuk berbelanja, Belle Fashion turut berpartisipasi dalam berbagai program kampanye yang dihadirkan Shopee, seperti 4.4 Mega Shopping, gratis ongkir, diskon, dan cashback.

Tidak hanya itu, Belle Fashion juga mengikuti program ekspor Shopee yang membuka kesempatan toko dua bersaudara ini untuk bisa go international. Pengalaman ekspor perdana ini pun memberikan tambahan penghasilan untuk toko Andre dan Abdilah.

“Berbagai program yang diadakan oleh Shopee pun terbukti telah berhasil membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) seperti kami berdua,” ujar Andre dan Abdilah dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Sabtu (20/3/2021).

“Setelah bergabung selama 2 tahun, saya sudah diajak untuk ikut program ekspor oleh tim Shopee. Belle Fashion mendapat kesempatan untuk mengikuti program ekspor Shopee sebagai salah satu toko yang masuk ke batch pertama program di 2019,” ucap Andre dan Abdilah.

Baca juga: UMKM Mau Ikut Program Ekspor Shopee? Simak Caranya

Sebelumnya, lanjut Andre dan Abdilah, sama sekali tidak ada pikiran untuk bisa menjual produk Belle Fashion ke luar negeri.

Akan tetapi, bersama program ekspor Shopee, mereka mampu mengirim lebih dari 100 produk per bulan di Singapura, Malaysia, dan negara lainnya.

Manfaat Program Ekspor Shopee

Semenjak mengikuti program ekspor Shopee, Andre dan Abdilah merasakan manfaat yang diberikan dalam menaikkan penjualan berbagai produk Belle Fashion.

Mereka mengaku senang karena dagangannya bisa dikirim ke negara-negara Asia, seperti Malaysia, Singapura,dan Filipina. Terlebih, ekspor Shopee sekarang memiliki pasar-pasar baru, seperti Thailand, Vietnam, dan Brazil.

Baca juga: Shopee Beberkan 3 Barang yang Bakal Laris di E-commerce pada 2021

“Menurut kami, program ekspor yang diberikan oleh Shopee sangat membantu. Terlihat dari produk penjualan kami yang semakin meningkat, terutama untuk kategori fashion muslim,” imbuh Andre dan Abdilah.

Tak hanya keuntungan materi, saat awal bergabung di program ekspor Shopee, keduanya banyak diberikan pelatihan dan edukasi dari tim Shopee. Utamanya, terkait hal-hal yang harus diperhatikan saat ekspor seperti packaging dan quality control.

“Belle Fashion akan terus optimistis dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan toko,” ujar Andre dan Abdilah.

Selain itu, lanjut mereka, Belle Fashion tidak akan berhenti mengeluarkan produk-produk unggulan untuk konsumen di Indonesia dan luar negeri. Hal ini guna memperlihatkan bahwa produk lokal tidak kalah saing dan mampu merebut hati masyarakat negara lain.

Baca juga: Seruan Jokowi Benci Produk Luar Negeri, Gibran: Produk Lokal Kita Bagus-bagus Semua

Komitmen Belle Fashion tersebut selaras dengan tujuan Shopee untuk mewujudkan 500.000 eksportir hingga 2030. Berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor, asosiasi gabungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), serta koperasi dan usaha kecil menengah (SMESCO), program eksportir dimulai awal Maret 2021.

Tak hanya asosiasi dan lembaga terkait, program Shopee turut didukung oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Berdasarkan data Kemendag, per September 2020, terdapat 13.177 UKM eksportir di Indonesia. UKM ini mewakili 90 persen dari eksportir nasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke