Usaha Pembuatan Tungku di Cianjur, Eksis Produksi di Masa Pandemi

Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman
Kompas.com - Rabu, 31 Maret 2021
Kegiatan pembuatan tungku dari tanah liat di Kampung Ciluncat, Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Industri kerajinan tembikar ini sudah eksis puluhan tahun dan menjadi usaha keluarga secara turun temurun.KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Kegiatan pembuatan tungku dari tanah liat di Kampung Ciluncat, Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Industri kerajinan tembikar ini sudah eksis puluhan tahun dan menjadi usaha keluarga secara turun temurun.

CIANJUR, KOMPAS.com – Kampung Ciluncat selama ini dikenal sebagai sentra perajin tungku di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Hampir semua kepala keluarga di kampung yang berada di Desa Cbadak, Kecamatan Cibeber itu menekuni kerajinan tembikar tersebut.

Industri rumahan itu telah eksis selama puluhan tahun, karena diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: Usaha Tanaman Hias dan Ubi Jalar, Modal Kecil dengan Hasil Besar

Salah seorang perajin, Iim (63) menuturkan, dia mulai menekuni usaha tersebut pada 25 tahun silam untuk meneruskan estafet usaha keluarga.

Iim merupakan generasi kedua dalam usaha ini.

“Sejak saya kecil sudah ada usaha ini. Dulu hampir semuanya jadi perajin. Tapi, sekarang semakin berkurang. Dulu jumlahnya ada ratusan, sekarang tinggal 30 orang,” kata Iim kepada Kompas.com, Senin (29/3/2021).   

Merosotnya jumlah perajin, menurut Iim, bukan karena minat pasar yang berkurang.

Namun, warga terkendala bahan baku.

“Kalau permintaan cenderung stabil. Namun, sekarang tanah liatnya susah didapat. Ini juga dipasok dari kampung lain,” ujar dia.

Baca juga: Modal Awal Rp 3 Juta, Usaha Busana Muslim Mouza Tembus Pasar Internasional

Selama ini, Iim membuat hawu atau tungku dan sesekali mengerjakan cobek jika ada pesanan.

Seluruh prosesnya dikerjakan dengan tangan, tanpa bantuan alat atau mesin, termasuk dalam mencetak bentuk dan ukuran tungku.

Iim mengaku tidak tahu persis kenapa bentuknya prisma seperti itu.

“Turun-temurun bentuknya seperti ini. Saya pernah coba buat model lain. Tapi, yang banyak dipesan ya bentuk yang lama,” ucap Iim.

Tungku yang diproduksi warga Kampung Ciluncat dibanderol dengan harga Rp20.000 per buah.

Perajin biasanya menjual ke seorang pengepul untuk kemudian dipasarkan ke sejumlah daerah.

“Sebulan bisa produksi 100-300 buah. Pembakarannya dilakukan sebulan sekali,” ucap Iim.

PenulisKontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman
EditorAbba Gabrillin
Terkini Lainnya
Pelaku UMKM Kini Bisa Pasarkan Produknya Langsung ke Perusahaan BUMN
Pelaku UMKM Kini Bisa Pasarkan Produknya Langsung ke Perusahaan BUMN
Kreasi Nusantara
Bangkrut akibat Pandemi, Begini Cara Usaha Batu Giok Aceh Mulai Bangkit
Bangkrut akibat Pandemi, Begini Cara Usaha Batu Giok Aceh Mulai Bangkit
Kreasi Nusantara
Genjot Pameran, Produk UMKM Jabar Meraup Miliaran Rupiah
Genjot Pameran, Produk UMKM Jabar Meraup Miliaran Rupiah
Kreasi Nusantara
Usaha Pembuatan Tungku di Cianjur, Eksis Produksi di Masa Pandemi
Usaha Pembuatan Tungku di Cianjur, Eksis Produksi di Masa Pandemi
Kreasi Nusantara
Usaha Tanaman Hias dan Ubi Jalar, Modal Kecil dengan Hasil Besar
Usaha Tanaman Hias dan Ubi Jalar, Modal Kecil dengan Hasil Besar
Kreasi Nusantara
Kisah Usaha Pengrajin Gitar di Aceh, Menjaga Kualitas Sambil Meraup Untung
Kisah Usaha Pengrajin Gitar di Aceh, Menjaga Kualitas Sambil Meraup Untung
Kreasi Nusantara
Penuhi Kebutuhan Hidup, UMKM Fashion Wanita Ini Pasarkan Produk Lewat Jualan Online
Penuhi Kebutuhan Hidup, UMKM Fashion Wanita Ini Pasarkan Produk Lewat Jualan Online
Kreasi Nusantara
Lewat Program Ekspor E-commerce, UMKM Ini Mampu Manfaatkan Potensi Besar Industri Fesyen Muslim
Lewat Program Ekspor E-commerce, UMKM Ini Mampu Manfaatkan Potensi Besar Industri Fesyen Muslim
Kreasi Nusantara
Berkat Program Ekspor di E-commerce, UMKM Busana Muslim Ini Mampu Bangkit di Tengah Pandemi
Berkat Program Ekspor di E-commerce, UMKM Busana Muslim Ini Mampu Bangkit di Tengah Pandemi
Kreasi Nusantara
Upayakan 500.000 Eksportir Baru, Shopee dan Sekolah Ekspor Banjir Dukungan
Upayakan 500.000 Eksportir Baru, Shopee dan Sekolah Ekspor Banjir Dukungan
Kreasi Nusantara